Ibu, semakin hari aku semakin takut. Sepertinya dewasa itu
sangatlah sulit.
Anak ku, dewasa itu memang sulit. Tapi ibu yakin kau pasti
bisa.
Ibu, aku tidak memiliki kesabaran dan ketabahan seperti yang
ibu miliki, bagaimana mungkin aku bisa dewasa?
Kau sedang belajar memiliki itu. Berjuanglah!
Aku tidak yakin kalau aku bisa. Aku takut ibu.
Jangan takut! Ibu di samping mu.
Ibu, apa ibu pernah ditinggalkan?
Ya, ibu pernah kehilangan seseorang.
Apa ibu merasakan sakit seperti yang sedang ku rasakan?
Tentu.
Apa yang ibu lakukan untuk mengatasi rasa sakit itu?
Doa anak ku. Doa adalah penawar hati mu yang sedang sakit. Keresahan
mu akan hilang setelah kau mengadukan seluruh keluh kesah mu pada-Nya.
Sesulit ini ibu, aku masih berpikir ini semua sulit walaupun
aku sudah mengadu pada-Nya.
Sabarlah anak ku. Dia sedang bekerja atas diri mu. Sabarlah sampai
nanti kau tahu apa rencana indah yang sedang dirajutnya untuk mu.
Benarkah itu ibu?
Ya, ibu tidak akan membohongi anak ibu sendiri.
Ibu, sepertinya aku paham bahwa dewasa itu bagaimana
hubungan ku dengan-Nya.
Ya, kau benar. Jalinlah hubungan yang baik dengan-Nya, maka
kau akan mendapatkan kedewasaan itu.
Ibu, terimakasih. Aku mencintaimu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar